5 Aktivitas yang menghabiskan waktu

 

5 Aktivitas yang menghabiskan waktu. Akhir-akhir ini waktu berjalan serasa begitu cepat. Rutinitas pekerjaan membuat kita tidak menyadari berlalunya waktu. Tahu-tahu sudah siang, lalu kemudian sudah sore. Dan kemudian kita bertanya pada diri sendiri, apa saja yang sudah saya lakukan hari ini?

Mungkin kita sudah tidak asing dengan peribahasa uang yang hilang masih bisa dicari, waktu yang hilang tidak dapat terganti. Sebuah peribahasa yang menekankan urgensi waktu. Sehingga orang berlomba-lomba untuk menghemat waktu dan mengisinya dengan kegiatan produktif.

Mungkin tanpa kita sadari, masih banyak aktivitas dalam keseharian kita aktivitas yang menghabiskan waktu. Tanpa adanya urgensi yang jelas ataupun produktivitas terlihat.

Mengidentifikasi aktivitas yang menghabiskan waktu ini akan mengingatkan kita agar selalu selektif dan efektif dalam penggunaan waktu.

Berikut 5 aktivitas yang menghabiskan waktu:

1. Melakukan sesuatu tanpa planing. Kalau kita merasa tidak tahu apa yang harus dilakukan sekarang, bisa jadi hidup kita tidak terencana. Hidup yang tidak terancana akan mengalir begitu saja dan menghabiskan banyak waktu.

Bisa jadi kebanyakan aktivitas yang dilakukan sehari-hari adalah hal-hal yang tidak produktif. Maka tinggalkan kebiasaan yang tidak produktif misalkan merenung terlalu lama dan obrolan panjang yang tidak bermanfaat.

2. Waktu menunggu atau mengantri. Terkadang kondisi ini tak terelakkan lagi. Dimana kita harus mengantri atau menunggu. Defaultnya adalah kita akan diam saja tanpa melakukan apa-apa. Menemukan aktivitas produktif yang bisa dilakukan pada saat mengantri atau menunggu, akan membuat hidup kita lebih produktif dan bermanfaat.

3. Melakukan hal yang seharusnya bisa didelegasikan. Jika memungkinkan, delegasikanlah aktivitas yang banyak menghabiskan waktu. Kalau memang hasilnya sama, dan bisa menghemat waktu, lebih baik kita melakukan hal lain yang lebih urgent. Mendelegasikan artinya kita sudah berhemat banyak waktu.

4. Melakukan transaksi yang seharusnya bisa online. Baik itu pembayaran, pengisian pulsa ataupun pembelian online. Mungkin kita menganggap belanja datang langsung ke toko bisa lebih hemat. Tapi kalo dihitung ongkos yang diperlukan untuk menuju kesana dibandingkan dengan ongkos kirim hasilnya sama, lebih baik transaksi online saja. Karena bisa menghemat waktu dan menghemat tenaga.

5. Tenggelam dalam keterpurukan jiwa. Hal ini berkaitan dengan emosi. Ada kondisi dimana kita tidak semangat untuk melakukan apapun di saat kita dilanda kegagalan ataupun kesulitan. Segeralah mencari jalan keluar dan solution oriented. Terkadang dengan bergerak, maka semangat kita akan bangkit kembali dan kita bisa move on dari keterpurukan jiwa.

Kita bukan orang yang tergila-gila dengan efisiensi waktu. Kita hanya berusaha lebih selektif dan efektif dalam penggunaan waktu. Karena waktu itu berharga, dimana saat waktu itu hilang terlewati maka tidak akan terganti.

Dengan mengidentifikasi aktivitas yang menghabiskan waktu, membuat kita lebih aware untuk menghindarinya. Yang akan membuat hidup menjadi lebih terarah. Semangat kita bangkit kembali, dan lebih percaya diri dalam menjalani hari.

Ada yang mau menambahkan? Silahkan komen di kolom komentar 😀

Leave a Reply