Cara mudah menikmati hidup

 

Menjadi manusia santai itu menyenangkan. Santai pada tempatnya. Ketika semua aktivitas sudah diperhatikan time consuming-nya. Sehingga kita menjadi manusia yang tepat waktu.

Menjadi manusia yang terburu-buru itu melelahkan. Terburu-buru seolah kita akan kehabisan waktu.

Atau mungkin terburu-buru karena kita tidak tepat waktu dan banyak membuang waktu.

Pernahkah kita melakukan sesuatu hal dengan tenang? Menyenangkan bukan? Berjalan dengan tenang, makan dengan tenang, menghadapi masalah dengan tenang.

Tenang itu bukan berarti lambat. Tenang itu terarah, jelas, dan tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Dan melakukan aktivitas dengan tenang dapat dilakukan bila kita merencanakannya dengan baik.

Manusia adalah gabungan dari rutinitas dan kebiasaan. Kebiasaan yang baik akan menghasilkan nasib yang baik, kebiasaan yang buruk bisa menyebabkan hal yang buruk. Kehidupan itu seperti bercocok tanam, kita menuai apa yang kita tanam.

Melakukan aktivitas dengan tenang itu erat kaitannya dengan kepandaian mengatur waktu, kepandaian mengatur prioritas, dan penerapan jurus antimalas untuk mengerjakan tugas sesuai yang direncanakan.

Rencanakanlah hidup anda, maka hidup anda akan lebih terarah dan terencana. Atau biarkanlah mengalir begitu saja, maka hidup akan berjalan apa adanya, bahkan sampai ke tempat yang jauh dan menyesatkan.

Jika hidup adalah film, maka kitalah sang sutradara. Kitalah sang penulis yang merencanakan alur plot cerita kehidupan. Mungkin kenyataan tidak 100% sempurna seperi yang kita harapkan, tapi yang pasti masih berada pada alur skenario cerita yang kita buat.

Apa yang memberatkan didalam hidup? Mungkin jawabannya adalah kekecewaan. Kecewa karena tidak mendapatkan apa yang diinginkan. Kecewa karena tidak dapat melakukan hal-hal yang ingin dilakukan, kekecewaan karena kenyataan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Kemampuan yang bisa membuat orang bahagia salah satunya adalah kempuan untuk melepas kekecewaan. Release the pain. Let it go. Membiarkan semua kekecewaan itu pergi dengan mudah. Mungkin bisa dengan cara mengurangi tuntutan dalam hati. Mengurangi tuntutan bahwa apa-apa yang terjadi harus sesuai dengan yang diinginkan.

Mari kita menjalani hidup dengan benar-benar “hidup”. Menyadari keberadaan kita. Menyadari apa yang kita lakukan. Mensyukuri apa-apa yang kita punya. Menikmati setiap proses dalam kehidupan. Menikmati ketenangan dalam hidup.

Hidup lebih indah dengan dinikmati. Hidup lebih teratur dan terarah dengan direncanakan. Hidup terasa lebih ringan dengan melepaskan kekecewaan dan menerima keadaan. Hidup lebih tenang dengan melakukan hal-hal yang benar dan melakukannya dengan cara yang benar.

Ada yang mau menambahkan? Silahkan komen dikolom komentar 😀

3 Comments

  1. Irwanto February 12, 2016
  2. pagar brc July 20, 2016
  3. dc shoes indonesia November 11, 2016

Leave a Reply