Hilangkan Kebiasaan Menunda Dengan 6 Langkah Mudah Berikut

Spread the love

Kebiasaan menunda bikin ribet. Pekerjaan yang harusnya selesai dengan cepat menjadi lebih lama karena menunda. Terkadang penundaan itu menjadi sulit dihindarkan apabila sudah terbiasa.

Tidak sulit untuk memulai menghilangkan kebiasaan menunda. Lakukan beberapa tips ringan berikut dan jadilah pribadi super produktif sekarang juga.

Berikut 6 langkah mudah untuk menghilangkan kebiasan menunda:

1. Cari manfaat pekerjaan tersebut untuk Anda

Bagaimana agar Anda selalu bersemangat dalam bekerja? Cari manfaat pekerjaan tersebut Tanya pada diri Anda sendiri, “Apa manfaat pekerjaan ini bagi saya?”

Perlu direnungkan sejenak, dan carilah manfaat pekerjaan tersebut sebanyak-banyaknya. Lakukan brainstorming tentang apa saja yang menjadi keuntungan jika melakukan pekerjaan itu dan catat saja sebanyak yang Anda bisa temukan.

Berbagai manfaat dan keuntungan bisa untuk kebaikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar dan masyarakat. Tapi lebih baik Anda fokuskan kepada keuntungan untuk diri sendiri dulu. Karena ini akan menguatkan motivasi Anda untuk melakukannya dengan lebih semangat.

Begitupula masa keuntungan dan manfaat yang diperoleh, bisa jangka panjang dan jangka pendek. Pilihlah terlebih dahulu keuntungan untuk diri Anda dalam jangka pendek saja yaitu manfaat yang hasilnya bisa dirasakan segera.

2. Temukan dampak negative jika Anda tidak melakukan pekerjaan itu

Anda bisa mencari-cari apa saja dampak yang merugikan diri Anda nanti jika tidak mengerjakan pekerjaan tersebut. Jika Anda hanya menuliskan keuntungan, terkadang jiwa toleransi Anda akan mengatakan “tidak apa-apa jika Anda tidak mendapatkannya”.

Tapi bagaimana bila Anda rugi, tentu saja akan berpengaruh bagi Kehidupan Anda dan Anda tidak ingin hal tersebut terjadi. Untuk memulainya, temukanlah kerugian yang paling besar. Dan dalam hal penulisannya, Anda jangan sesekali menyepelekan kerugian dan dampak negative tidak melakukan pekerjaan tersebut.

Justru Anda perlu menghiperbolis ungkapan Anda tentang dampak negative sehingga Anda akan sungguh-sungguh menghindari kerugian itu. Seperti halnya keuntungan yang disebutkan di awal, Anda bisa juga menuliskan dimanapun agar mudah terbaca sehingga Anda lebih bersemangat lagi berusaha.

3. Membaca buku tentang motivasi

Bacalah sesering mungkin buku favorit Anda tentang motivasi. Buku-buku yang berpengaruh besar terhadap semangat motivasi Anda, sebaiknya bukan buku yang habis sekali dibaca. Tapi jadikanlah buku tersebut teman yang selalu mengikuti Anda.

Sehingga kapanpun Anda bisa mengakses isi buku itu dan merasakan pengaruhnya bagi aktivitas Anda. Semangat itu sifatnya sangat labil, makanya perlu diperbaharui setiap hari, dan kapan saja Anda memerlukannya. Buku motivasi ini bisa menjadi energy bahan bakar yg siap menggerakkan Anda melakukan apapun untuk mencapai tujuan-tujuan Anda.

4. Visualisasikan dengan jelas apa yang menjadi tujuan Anda

Dengan memvisualisasikan tujuan Anda, akan tercipta suatu keyakinan yang mendukung alam bawah sadar Anda untuk mengupayakan keberhasilan pekerjaan Anda.

5. Biasakan Berpikir positif

Yakinkan diri Anda bahwa Anda adalah orang yang bersemangat dan selalu optimis dalam memAndang kebaikan buat diri Anda. Anda juga bisa berkata bahwa Anda bisa melakukan hal yang terbaik yang bisa Anda lakukan hari ini. Dan buat slogan “hari ini lebih baik daripada hari kemarin”.

6. Beritahu rencana Anda kepada orang lain

Hal ini dapat mempertegas tujuan tujuan Anda dan menebarkan sikap positif yang optimis. Ini juga bisa menjadi komitment yang diikrarkan sehingga menjadi suatu janji bagi diri Anda untuk mencapai tujuan dari melakukan pekerjaan Anda.

Menghilangkan sikap menunda mungkin akan berat pada awalnya. Namun akan lebih mudah apabila sudah terbiasa. Banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan menghindari sikap menunda. Hidup Anda menjadi lebih teratur, produktif dan lebih cepat dalam mangapai kesuksesan.

Ada yang ingin menambahkan? Silahkan ceritakan tips jitu Anda mengatasi penundaan pada kolom komentar dibawah.

5 Comments


  1. yang pastinya kita harus serius dan termotivasi untuk maju terus ya mas 😀

    Reply

  2. Malah saya kalau memberitahukan rencana kepada orang lain malah kyak istilahnya meremehkan gitu, jadi ntar malah kelupaan rencana tersebut. Ya walaupun udah di ingetin sama orang yang saya ceritakan tadi.

    Reply

  3. keluarga yang selalu jadi motivasi saya mas, klo menunda disuruh cuci piring, bakal dilempar sapu oleh ibu saya 😀

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.