Meningkatkan kemampuan berpikir tanpa repot

Spread the love

Meningkatkan kemampuan berpikir tanpa repot. Ada kemampuan manusia yang saya anggap itu hebat, yaitu kemampuan untuk berpikir. Kemampuan untuk menggunakan akal pikiran, sehingga ia dapat hidup menjadi lebih baik untuk dirinya. Untuk dapat mencapai apa-apa yang ia inginkan.

Tapi terkadang kemampuan berpikir ini dapat berkurang, atau tidak digunakan sama sekali. Padahal ia memiliki kemampuan itu. Baik itu karena faktor internal atau faktor eksternal.

Faktor internal bisa jadi karena karakter diri berupa ketidak pedulian dan tidak mau berpikir atau memusingkan suatu hal. Atau juga berupa faktor eksternal seperti pengaruh lingkungan dan pergaulan. Sehingga menjadi kebiasaan sehari-hari.

Mengoptimalkan kemampuan untuk berpikir adalah luar biasa, yang artinya kita mensyukuri nikmat akal untuk berpikir. Dan ini adalah suatu hal yang dapat ditingkatkan secara sistematis. Sehingga kemampuan ini dapat membantu kita menyelesaikan masalah dalam kehidupan.

Berikut 5 kebiasaan untuk meningkatkan kemampuan kita untuk berpikir.

1. Biasakan berpikir kritis. Ketika mendapat masalah, seringkali kita mengambil keputusan terlalu cepat. Berpikir kritis merupakan jalan terbaik untuk menganalisis masalah dari berbagai sisi. Dengan mendefinisikan permasalahan, mengidentifikasi penyebab, dan mengumpulkan ide atau solusi jalan keluar. Berpikir kritis bukan berarti kita terlalu mudah untuk mempertanyakan segala sesuatu. Tetapi terbiasa untuk memikirkan hal penting yang mungkin tidak dipikirkan orang lain, yang bisa jadi hal tersebut adalah hal mudah, namun manusia sendiri yang mempersulit.

2. Jangan mudah terpengaruh kebiasaan masyarakat. Kita bukan berusaha menjadi manusia sosial, tapi kita sedang mencari sisi positif dari sosial. Manfaat yang berguna bagi kehidupan kita. Karena bisa jadi ada kebiasaan masyarakat yang kontra produktif, dan kita terjebak dalam kebiasaan tersebut. Dan hal ini akan teridentifikasi bila kita mau berpikir kritis.

3. Hati-hati dengan emosi. Banyak sekali keputusan dalam hidup melibatkan emosi daripada logika. Mungkin sah-sah saja bila membuat hati lebih senang. Namun bisa jadi hal tersebut bukanlah hal yang terbaik bila kita mau berpikir sedikit saja. Yang mungkin bisa menjadi win-win solution jika permasalahan itu berhubungan dengan orang lain.

4. Berlatihlah untuk brainstorming. Banyak kasus terpecahkan bukan karena sekedar kepintaran, tapi karena kreativitas. Kreativitas yang melahirkan banyak ide untuk brainstorming solusi dari setiap permasaalahan. Tapi kreativitas dan kemampuan brainstorming ini juga akan turun drastis jika sudah melibatkan emosi. Emosi yang membuat keputusan menjadi kurang bijak.

5. Berpikiran terbuka. Bisa didapat apabila kita mau menerima dan mencoba hal-hal baru. Selama hal tersebut itu positif. Sikap apatis, atau tertutup dengan hal baru akan membatasi pemikiran, sehingga dapat menjebak kita untuk berpikiran terbuka. Terkadang perubahan menuju keadaan yang lebih baik diawali dengan melakukan hal-hal baru.

Meningkatkan kemampuan berpikir itu wajib, untuk orang-orang yang bersemangat untuk maju dan berpikir positif. Selain itu juga membuat kita lebih bijak dan mudah dalam menyelesaikan masalah. Sesuatu yang berhubungan dengan berpikir memang butuh pembiasaan, hingga akhirnya bisa menjadi karakter yang kuat dalam diri kita. Semoga bermanfaat.

Ada yang mau menambahkan? Silahkan komen dikolom komentar 😀

2 Comments


  1. Kreativitas memang baik utk meningkatkan kemampuan berpikir. Selain itu sbg tambahan, mungkin analisis yg cermat juga bisa menambah interkoneksi otak

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.